Kamis, 17 November 2016

sejarah orang terdekat


MAMA SAHABAT BAIKKU

            Mama adalah orang yang paling aku sayangi dan menyayangiku. Pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan sejarah  singkat mengenai mama saya. Mama saya bernama Tinche Andriyani. Ibu lahir di Banjarnegara 21 Januari 1977. Mama lahir dari orang tua yang sangat sederhana. Mama merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Mama memiliki dua orang adik yaitu bernama Sri Yani dan Untung Raharjo.
            Semasa kecil mama di besarkan di Bnajarnegara. Mama mengawali pendidikanya di TK Madukara, Banjarnegara. Sekolah mama tidak jauh dari rumah jadi mama tidak dianatar menuju sekolah beliau berjalan kaki. Eyang mengatakan bahwa mama adalah sosok yang mandiri.
            Setelah lulus dari TK, Mama melanjutkan ke Sekolah Dasar. Mama melanjutkan di SDN Madukoro 1, letaknyapun tidak jauh dari rumah karena berdekatan denga TK Madukara. Mama merupakan siswa yang berprestasi karena sejak kelas 1 hingga kelas 6 Mama selalu mendapat pringkat 3 besar dan Lulus pun dengan nilai yang memuaskan.
            Setelah 6 tahun menempuh pendidikan di SD, Mama melanjutkan pendidikannya di SMPN 1 Banjarnegara, yang letaknya di dekat alun – alun Banjarnegara. Beliau berangkat sekolah menggunakan anguktan umun bersama teman- temannya. Di pendidikan menengah pertama mamapun tetap berada di peringkat tiga besar. Di masa SMPnya beliau menekuni beberapa bidang yaitu mengikuti bela diri silat dan mengikuti kursus merajut karena mama sangat suka merajut.
            Lulus dari sekolah menengahnya beliau melanjutkan sekolah yaitu di SMAN 1 Bawang yang letaknyapun jauh dari rumah sehingga mama mulai menggunakan motor untuk menempuh menuju sekolahnya. Di SMA Mama mulai mengikuti kegiatan keorganisasian yaitu Osis dan mengikuti ekstrakurikuler PMR. Di SMA beliau masuk kejurusan IPA fisika. Mama pun masih menekuni bidang yang sama yaitu mengikuti slat dan merajut. Ada beberapa prestasi yang beliau raih yaitu mendapat juara 2 lomba kesehatan dan juara 2 lomba silat.
            Setelah lulus SMA beliau merantau ke Magelang dan melanjutkan kuliah di Magelang tepatnya di Universitas Muhammadiyah Magelang dengan jurusan Management. Beliau mengambil di Magelang karena ada keluarga yang rumahnya di Magelang sehingga mama tidak repot- repot mencari kos- kosan. Disinilah pertemuan mama dengan ayah. Nama ayahku adalah Trio Iqbal
            Pada tahun 1996 mama dan ayah menikah saat itu mama belum lulus kuliah dan mamapun tetap menjalani kuliah walaupun sudah menikah. Tahun 1997 pada bulan Mei tepatnya mama melahirkan seorang anak laki- laki yang bernama Muhammad Rizky Iqbal. Karena mama belum lulus kuliah abang aku di asuh oleh eyangku yang berada di Banjarnegara. Satu tahun beselang aku pun lahir tepatnya pada bulan Agustus tahun 1998 mama pun masih belum lulus kuliah karena sempat terhambat dan akupun lebih sering diasuh oleh pengasuh yang membantu mama dirumah.
             Setelah mama wisuda mamapun sering mencoba- coba berbagai bisnis namun selalu gagal. Ayah pun selalu mendukung mama dan ayah menyarankan bahwa lebih baik berbisnis di daerah asal ayah yaitu Riau. Akhirnya mama membuka bisnis disana bersama ayahku dan hasilnya pun memuaskan dan bisnis itu sampai sekarang masih berjalan.
            Pada tahun 2006 mama melahirkan anak perempuan lagi yang menjadi adikku namanya Nafila Ardelia Iqbal.
            Mama adalah sosok wanita yang sanagt aku kagumi karena mama adalah orang yang bisa menjadi sahabat dan teman ceritaku. Mama juga termasuk sosok wanita yang tegar karena beberapa bulan yang lalu mama seharusnya memiliki satu anak lagi namun Allah tidak mengizinkannya sehingga mama pun keguguran. Satu kata yang selalu kuingat dalam pikiranku “ banggakan kedua orang tuamu dengan kesuksesan. Buatlah kesuksesanmu menjadi senyuman orangtuamu dan orang disekitarmu. Allah selalu ada untukmu jika orang lain tidak adaa”.
           


Tidak ada komentar:

Posting Komentar